
Festival Navratri Awal (Sharadiya Navratri): Sembilan Malam Pemujaan Dewi Durga dalam Tradisi Hindu
Habered – Navratri Awal atau Sharadiya Navratri adalah bentuk perayaan Navratri yang jatuh pada awal musim gugur, biasanya antara September dan Oktober. Navratri sendiri berarti ‘sembilan malam’ dan merupakan salah satu festival terpenting dalam tradisi Hindu, didedikasikan untuk menghormati Dewi Durga dalam sembilan wujudnya. Pada tahun 2025, Sharadiya Navratri dimulai pada 22 September dan akan berlangsung hingga 30 September.
Festival ini dipercaya sebagai simbol kemenangan kebaikan atas kejahatan. Kisah paling terkenal yang menjadi dasar perayaan adalah saat Dewi Durga mengalahkan iblis kerbau Mahishasura setelah pertempuran panjang selama sembilan malam.
Setiap hari Navratri Awal dipersembahkan untuk satu aspek berbeda dari Dewi Durga, mulai dari Shailaputri, Brahmacharini, Chandraghanta, hingga Siddhidatri. Umat menjalankan doa, puasa, serta ritual khusus sesuai dengan bentuk Durga yang dihormati pada hari tersebut.
“Baca Juga: Festival Ghost Month, Festival Hantu Lapar di Taiwan”
Puasa Navratri bukan hanya bentuk pengendalian diri, tetapi juga diyakini membersihkan tubuh dan pikiran. Hidangan yang dikonsumsi saat puasa biasanya berupa makanan sederhana tanpa biji-bijian, seperti buah, susu, atau kentang.
Selain doa, di banyak daerah terdapat pertunjukan tari tradisional. Di Gujarat, tarian garba dan dandiya raas menjadi atraksi utama. Para penari mengenakan pakaian berwarna cerah dan menari berkelompok sepanjang malam, menciptakan suasana penuh energi dan sukacita.
Di Bengal Barat, puncak Navratri dikenal sebagai Durga Puja, yang menampilkan patung Durga raksasa, perarakan meriah, serta pertunjukan seni. Sementara itu, di Delhi dan Uttar Pradesh, pertunjukan drama rakyat Ramlila dipentaskan untuk mengenang kisah Ramayana, menegaskan pesan tentang kemenangan dharma atas adharma.
Komunitas Hindu di seluruh dunia juga merayakan Sharadiya Navratri. Di Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada, tarian dandiya dan garba menjadi acara yang dinanti-nanti oleh diaspora India.
Lebih dari sekadar festival, Navratri adalah perjalanan spiritual. Sembilan malam melambangkan penyucian diri secara bertahap, dari fisik hingga spiritual, dengan tujuan mendekatkan diri pada kekuatan ilahi. Bagi banyak orang, festival ini juga menjadi momen untuk merenung, memperbarui semangat, dan memulai hidup dengan energi positif.
Navratri Awal atau Sharadiya Navratri adalah perayaan penuh warna dan makna, menggabungkan doa, seni, tarian, dan kebersamaan. Festival ini mengingatkan bahwa kebaikan pada akhirnya akan selalu mengalahkan kejahatan, serta memberi ruang bagi umat untuk menemukan kekuatan batin mereka melalui devosi pada Dewi Durga.
“Simak Juga: Rusia Resmi Luncurkan Vaksin Kanker 2025, Siap Dipakai Publik”
Informasi ini bersumber dari Wikipedia. Navratri Awal atau Sharadiya Navratri adalah bentuk perayaan Navratri yang jatuh pada awal musim gugur, biasanya antara September dan Oktober. Simak ulasan lengkapnya di Habered.
|Penulis: Lukman Azhari
|Editor: Anna Hidayat
Habered - Penelitian arkeologis terbaru mengungkap bahwa sekitar 12% populasi manusia pra-sejarah mengukir simbol spiritual pada batu bara, menandai awal…
Habered - Penelitian terbaru menunjukkan 68% umat Indonesia merasa kepercayaan spiritual menurun setelah pandemi, menandakan urgensi menguatkan fondasi faith dalam…
Habered - Sebuah survei Lembaga Pew Research 2023 mengungkap bahwa 68% umat Indonesia merasa nilai‑keagamaan mereka terancam oleh arus digital,…
Habered - Catatan tahunan Setara Institute 2023 mencatat 336 kasus pelanggaran kebebasan beragama di Indonesia, menandakan urgenitas memperkuat toleransi keagamaan…
Habered - Penemuan arkeologis terbaru di situs Göbekli Tepe, Turki, telah mengguncang dasar pemahaman kita tentang sejarah manusia. Analisis karbon…
Habered - Data terbaru dari Pew Research Center 2023 mengungkap sebuah paradoks yang mengganggu, di mana 80% populasi global masih…
This website uses cookies.