
Serunya Festival Cheese Rolling di Inggris, Kejar-kejaran dengan Roda Keju dari Atas Bukit
Habered – Festival di berbagai negara selalu memiliki ciri khasnya tersendiri, salah satu yang paling ikonik adalah Festival Cheese Rolling di Inggris. Acara ini rutin digelar setiap musim panas dan berhasil menarik perhatian ribuan penonton dari berbagai negara.
Tradisi ini dipercaya sudah berlangsung selama ratusan tahun. Meski asal-usul pastinya tidak pernah tercatat jelas, masyarakat setempat meyakini festival ini sudah ada sejak abad ke-19, bahkan kemungkinan lebih tua.
Dalam festival ini, sebuah roda keju berbentuk bundar dilemparkan dari puncak bukit curam di Coopers Hill, Gloucestershire. Aturannya sederhana: siapa yang berhasil menangkap keju atau mencapai garis finis paling cepat akan menjadi pemenang.
“Simak Juga: Corn Silk Tea, Minuman Tradisional Korea dengan Segudang Manfaat Kesehatan”
Sekilas terlihat mudah, tetapi kenyataannya sangat berbahaya. Keju yang dilemparkan bisa meluncur dengan kecepatan mencapai 112 km/jam. Sementara para peserta harus berlari menuruni lereng bukit yang curam dan licin. Akibatnya, tak jarang mereka kehilangan keseimbangan, terguling, bahkan bertabrakan dengan peserta lain.
Pemandangan peserta terjatuh, jungkir balik, hingga patah tulang bukanlah hal aneh dalam festival ini. Ambulans dan tim medis selalu disiagakan di lokasi untuk menolong korban. Meskipun penuh risiko, hal ini justru menjadi daya tarik yang membuat festival semakin terkenal. Banyak peserta menganggap luka dan memar hanyalah “oleh-oleh” dari pengalaman menantang ini.
Festival Cheese Rolling bukan sekadar ajang lomba kocak, tetapi juga sudah menjadi daya tarik wisata kelas dunia. Ribuan turis datang setiap tahun hanya untuk menyaksikan kegilaan unik ini. Penonton berkumpul di sekitar bukit, bersorak dan tertawa melihat keberanian, atau mungkin kenekatan, para peserta yang rela berguling demi sepotong keju.
Selain sebagai hiburan, festival ini juga menjadi simbol identitas budaya masyarakat Gloucestershire. Penduduk setempat dengan bangga menjaga tradisi ini agar tidak hilang ditelan zaman, meski sering menuai kritik karena dianggap terlalu berbahaya.
“Baca Juga: Selain Fisik, Anak Penyintas Kanker Butuh Pemulihan Psikologis”
Informasi ini bersumber dari rctiplus. Festival di berbagai negara selalu memiliki ciri khasnya tersendiri, salah satu yang paling ikonik adalah Festival Cheese Rolling di Inggris. Simak pembahasan lengkapnya di Habered.
|Penulis: Lukman Azhari
|Editor: Anna Hidayat
Habered - Sebuah survei Lembaga Pew Research 2023 mengungkap bahwa 68% umat Indonesia merasa nilai‑keagamaan mereka terancam oleh arus digital,…
Habered - Catatan tahunan Setara Institute 2023 mencatat 336 kasus pelanggaran kebebasan beragama di Indonesia, menandakan urgenitas memperkuat toleransi keagamaan…
Habered - Penemuan arkeologis terbaru di situs Göbekli Tepe, Turki, telah mengguncang dasar pemahaman kita tentang sejarah manusia. Analisis karbon…
Habered - Data terbaru dari Pew Research Center 2023 mengungkap sebuah paradoks yang mengganggu, di mana 80% populasi global masih…
Habered - Data terbaru dari Pew Research Center tahun 2023 menunjukkan bahwa lebih dari 50 negara mengalami peningkatan ketegangan sosial…
Habered - Indonesia masih memegang teguh predikat sebagai negara dengan keragaman agama terbesar di dunia meski tantangan global menghimpit. Laporan…
This website uses cookies.